Rabu, 02 Mei 2012

MENSUCIKAN HATI

Usaha mensucikan hati bertujuan untuk mencapai kedekatan diri kepada Allah sedekat-dekatnya. karena Allah Maha Suci maka harus didekati dengan kesucian. karenanya, hanya makhluk-makhluk Allah yang suci sajalah yang bisa dekat dengan yang Maha Suci.
Mensucikan hati artinya menghilangkan semua kotoran yang ada didalam hati. Antara lain : kekufuran, kemusyrikan, kamunafikan, kefasikan dan dosa-dosa lahir maupun batin.
Cara mensucikan hati ada 2 macam. Pertama, mengutamakan usaha untuk tidak mengotori hati terlebih dulu, baru kemudian usaha untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang ada didalam hati. Kedua, bersamaan antara usaha untuk tidak mengotori hati dengan usaha untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang ada didalam hati.
Usaha untuk tidak mengotori hati adalah dengan tidak mengotori hati yang diketahui dan disadari dosa-dosanya dan yang tidak diketahui dan tidak disadari dosa-dosanya.
Apabila dosa-dosa itu diketahui dan disadari, maka agar hati tidak terkotori lagi adalah dengan bertaubat.
Bertaubat
1. Bertaubat itu diperintah oleh Allah
Allah berfirman dalam surat At-Tahrim ayat 8 yang artinya " Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nasuha".
Arti "nasuha" ialah bersih, semata-mata karena Allah, terlepas dari segala campuran. Maksudnya adalah taubat yang dasarnya karena adanya perintah Allah.
2. Bertaubat itu disukai Allah
 Keinginan untuk bertaubat adalah keinginan yang sangat mulia disisi Allah karena disukai Allah, seperti firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 222  yang artinya : "Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat". dan juga hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah : " Orang yang bertaubat itu kekasih Allah".
Usaha untuk menjadi orang yang bertaubat
Apabila ingin menjadi orang yang bertaubat, apa yang harus dilakukan?
Yang harus dilakukan adalah :
1. Hati harus ditanami dengan tanaman keyakinan bahwa taubat itu milik Allah
2. Menanamkan dalam hati tanaman ingin tahu dosa-dosa diri
3. Mohon Ampun kepada Allah
4. Berusaha untuk tidak mengulangi perbuatan dosa

bersambung...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar